Catur Iswanto selaku penyelenggara menyampaikan, kegiatan pada hari ini tiada lain salah satu upaya nguri nguri Budaya Nusantara yang dahulu dilakukan oleh para leluhur dan kita lakukan kembali karena itu sebagai tanggung jawab kita sebagai putra putri Nusantara untuk melestarikan Budaya, katanya. Senin (30/07/2024)
“Prosesi yang kita lakukan ini banyak hal, dari mulai kirab, lalu terkait bedah sidekah laut apa itu sidekah bumi kita bedah secara filosofi Jawa dan yang lainnya, intinya kita melestarikan Budaya Nusantara,” jelas Catur Iswanto.
Kita semua berharap Lanjut Catur, Budaya-budaya Nusantara itu jangan ditinggalkan, sudah bayak kejadian tarian maupun Budaya kita yang diakui oleh Negara lain, makanya kita sebagai Putra Putri Nusantara jangan pernah lupa jati diri sebuah Bangsa kita dengan Budayanya, karena Budaya adalah pagar terkuat dari sebuah Bangsa, pungkasnya. (Yaya Kusmayadi)
Baca Juga Temuan Kerangka Jasad Wanita di Gunung Cakrabuana, Polres Tasikmalaya Kota Lakukan Penyelidikan