Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Polres Ciamis berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum. Kasus ini bermula dari perselisihan lama akibat pertandingan sepak bola antar RW, yang kemudian berujung pada aksi kekerasan terhadap korban.
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 09.30 – 10.30 WIB, di Mapolres Ciamis, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan tiga pelaku, sementara empat lainnya masih dalam pencarian (DPO).
Peristiwa penganiayaan terjadi pada Hari Kamis, tanggal 6 Maret 2025, Sekitar pukul 17.30 WIB bertempat di Pasar Desa Puloerang, Dusun Sukamukti, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Identitas Pelaku yang Telah Diamankan
– *M* (40 tahun) – Wiraswasta, warga Dusun Sukamukti, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok.
– *T* (46 tahun) – Wiraswasta, warga Dusun Sukamukti, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok.
– *A* (22 tahun) – Belum bekerja, warga Dusun Sukawangun, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinegara
Baca Juga Skandal Penyimpangan Dana PIP di Kabupaten Tasikmalaya: Lemahnya Pengawasan, Siswa Jadi Korban
Sementara itu, kepolisian masih memburu empat pelaku lainnya yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) dengan inisial RN, AD, U, dan AS.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP, yang mengatur tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.