Usai Lebaran, Obwis Cadas Ngampar Diserbu Pengunjung, Antrian Panjang Padati Parkiran

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, pengelola juga melibatkan tiga warga lokal untuk membantu pengawasan di sekitar lokasi wisata. Fauzi berharap, meningkatnya jumlah kunjungan ini dapat berdampak positif pada ekonomi warga setempat dan membuka peluang kerja baru.

“Dengan ramainya wisata Cadas Ngampar, kami berharap taraf ekonomi warga bisa meningkat. Selain itu, pendapatan asli desa (PAD) juga ikut terdongkrak,” ujarnya.

Fauzi menyebut, tahun sebelumnya pertanggungjawaban keuangan dari BUMDes mencapai Rp26 juta. Untuk tahun ini, ia menargetkan bisa menyentuh angka Rp29 juta dari sektor wisata tersebut.

Cadas Ngampar kini menjadi contoh sukses pengelolaan wisata berbasis desa yang tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Dods)

Baca Juga Tragedi di Curug Panganten Sadananya, Remaja Asal Cisayong Tewas Tenggelam

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *